L


Tidak banyak serial metropop yang isinya benar-benar nempel di kepala saya. Hal ini mungkin disebabkan oleh inti cerita yang rata-rata setipe. Twenty something girl, cantik, sukses, namun harus berjuang dalam soal cinta-cintaan. That’s all. Yang membedakan mungkin dari segi jalan cerita ataupun konfliknya. But still..inti ceritanya tetap sama. Seolah-olah genre metropop memang diperuntukkan menjadi sahabat bagi para lajanger usia 20 sekian. Novel ini pun demikian. Memiliki segala hal yang saya sebutkan di atas. Namun entah kenapa sejak membacanya lebih dari 6 bulan yang lalu, saya masih ingat dengan jelas jalan ceritanya bahkan nama tokoh utamanya.

Ava Torino, seorang gadis berusia dua puluh sekian, cantik (jelas), bekerja sebagai produser sebuah stasiun televisi di Bandung, dan satu tambahan kecil : playgirl. Sebenarnya bukan tanpa alasan jika sebutan playgirl melekat pada diri Ava. Dia bukan tipe yang percaya pada cinta. Selain itu, Ava juga memiliki cita-cita untuk bisa menggenapkan jumlah pacarnya menjadi 26, sesuai dengan jumlah abjad alfabet.

Memasuki usia 25 tahun, Ava sudah berhasil menggenapkan jumlah mantan pacarnya menjadi 25, dengan nama sesuai dengan alfabet. Mulai dari huruf A, hingga Q, bahkan X. Tinggal satu hurup yang belum tergenapi, yakni L. Agak lucu juga memang. Begitu banyaknya laki-laki dengan nama depan huruf L, masa iya ga ada yang nyantol?😀

Satu hari saat sedang berada di Jogja bersama rekan-rekan kantornya, Ava bertemu dengan Rei, seorang fotografer. Pertemuan yang singkat namun memberikan kesan yang berarti bagi Ava. Bahkan Ava sempat mengira Rei-lah yang selama ini dia cari. Namun sayang karena nama depan Rei bukan dimulai dari huruf L, maka Ava pun langsung mencoret kemungkinan tersebut.

Tak lama, si L yang dicari-cari pun akhirnya ditemukan. Dialah Ludi, seorang pengusaha yang dikenalkan oleh sahabatnya (ini bener apa nggak ya?). Dengan Ludi, Ava akhirnya menjalani hubungan serius dan merencanakan pernikahan.

Konflik mulai menajam ketika Ava bertemu kembali dengan Rei di kantor barunya. Pertemuan kembali yang membawa perubahan pada diri Ava, dan tentunya juga pada hatinya. Terlebih ketika Ava tahu tentang rahasia besar Rei. Kenapa Rei semakin jarang ke kantor, kenapa Rei berhenti total dari merokok. Semua hal yang membuat Ava semakin condong kepada Rei ketimbang mengurus pernikahannya dengan Ludi.

Namun, meski sadar dia ternyata mencintai Rei, Ava toh memutuskan untuk tetap menikah dengan Ludi. Bukan karena sekedar dia dan Rei berbeda agama, namun lebih kepada kesetiannya pada sebuah komitmen yang sudah dibuatnya bersama Ludi. What a good girl. Sayangnya karena kesalahpahaman, Ludi-lah yang pada akhirnya menghancurkan hubungan mereka. Lalu, bagaimana kehidupan Ava setelah putusnya hubungannya dengan Ludi? Dan kejutan apa yang menunggu di akhir cerita?

Overall, empat bintang buat metropop boleh-boleh aja kali ya?

Leave a comment

21 Comments

  1. Di alenia terakhir:”Namun meski sadar dia mencintai Rei, Ava toh tetap memutuskan menikah dengan Rei”Maksudnya Ludi kali ya, bukan Rei :)Playgirl target 26 pacar? Hmm….ckckckckmenang aku dong, target 46 punya cowok haha *parah.Kidding Yan😀

    Reply
  2. Oya mba. Ludi.hihihi.Blm tidur apa baru bangun nih?

    Reply
  3. wow..love storykadang males bacanya mba😀

    Reply
  4. baru bangun Yan😀

    Reply
  5. jadi pengen baca nih

    Reply
  6. ayanapunya said: Twenty something girl, cantik, sukses

    saia hihihi

    Reply
  7. ayanapunya said: Memasuki usia 25 tahun, Ava sudah berhasil menggenapkan jumlah mantan pacarnya menjadi 25

    hahaha .. ide bagus. tapi kebanyakan mantan itu ndak bagus buat hubungan ke depan–bikin cemburu aja😉

    Reply
  8. malambulanbiru said: saia hihihi

    saya juga dooong😀

    Reply
  9. wennyrad said: wow..love storykadang males bacanya mba😀

    sukanya baca apa?

    Reply
  10. katerinas said: baru bangun Yan😀

    met pagiiii…🙂

    Reply
  11. zaffara said: jadi pengen baca nih

    asik…ada yang penasaran😉

    Reply
  12. malambulanbiru said: hahaha .. ide bagus. tapi kebanyakan mantan itu ndak bagus buat hubungan ke depan–bikin cemburu aja😉

    hahaha…namanya juga cerita, Des :))

    Reply
  13. kelemahan saya, sama sekali tak tertarik pada genre ini…anyway, very good resensinya

    Reply
  14. saturindu said: kelemahan saya, sama sekali tak tertarik pada genre ini…anyway, very good resensinya

    hihihi…mas Suga tertariknya genre apa? yang romantis dan puitis pastinya ya😉

    Reply
  15. tks reviewnya yah, *sdh sering bolak balik ngeliat buku ini, tpi belum nyantol jg dihati*

    Reply
  16. imeel said: tks reviewnya yah, *sdh sering bolak balik ngeliat buku ini, tpi belum nyantol jg dihati*

    saya juga awalnya gitu mba. covernya ga menarik kalo menurut saya. tapi pas baca…uih kaget saya. ternyata isinya bagus🙂

    Reply
  17. secara metropop getolo, jd udah bisa nebak pasti isinya seputaran itu2 juga…hehehe

    Reply
  18. imeel said: secara metropop getolo, jd udah bisa nebak pasti isinya seputaran itu2 juga…hehehe

    iya. saya aja udah jarang baca metropop lagi. hihihi.itu buku dibaca udah lama mba. minjemnya juga iseng karena ga nemu buku bagus di rental langganan🙂

    Reply
  19. kirain tadi L yang jadi detektif di Death Note xDD metropop itu genre ya, Yana? aku mau lihat-lihat blogna ah (yang ada di gambar bukuna)

    Reply
  20. Aku malah ga pernah baca deathnote XDMetropop itu sebutan chicklitnya grasindo. Temanya rata2 spt yg aku sebutkan di atas. Ttg cewek2 lajang di kota besar🙂

    Reply
  21. ayanapunya said: sukanya baca apa?

    lebih suka yg menggugah dan ngajak mikir gituhhehehe :p

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

sriwidiastuti

Just another WordPress.com site

Anastasye Natanel

the random things in life

rosimeilani.com

Rosi Berbagi Informasi Seputar Inggris, Travel dan Tips Menulis

%d bloggers like this: