The Raid : Redemption


Jadi ceritanya dalam rangka merayakan hari lahir, saya mentraktir diri sendiri dengan nonton di 21. Kebetulan hari itu Yanti (yant165) juga sedang berada di Banjarmasin dan berniat nonton. Jadilah saya janjian ketemu dengannya di Duta Mal Banjarmasin. Awalnya Yanti, yang datang bersama sepupu dan kakak iparnya berniat untuk nonton Negeri 5 Menara. Namun karena N5M sudah turun layar, pilihan pun jatuh antara The Raid atau Hunger Games. Dan setelah melalui beberapa pertimbangan, The Raid akhirnya dipilih untuk tontonan hari itu.

Tradisi membeli berbagai cemilan sebelum nonton membuat saya dan yang lain kehilangan sepuluh menit adegan pembuka dari film. Tapi tak apalah, toh dari beberapa review saya sudah tahu apa adegan pembuka tersebut.

The Raid sendiri bercerita tentang aksi penyerbuan sebuah pasukan khusus ke sebuah apartemen milik seorang gembong narkoba bernama Tama (Ray Sahetapy). Awal-awalnya, langkah penyebuan ini berjalan cukup mulus, sampai kemudian seorang remaja memergoki kedatangan pasukan tersebut. Alih-alih diam seperti yang diinstruksikan, si anak remaja malah berteriak memberitahukan temannya yang lain tentang keberadaan para polisi tersebut.

Mengetahui tempatnya kedatangan tamu tak diundang, Tama, segera memerintahkan anak buahnya untuk membereskan para tamu tersebut. Dan dari sini, dimulailah pertarungan berdarah-darah antara pasukan khusus tersebut dengan anak buah Tama. Mereka diserang tanpa ampun, dengan pilihan melawan atau mati. Satu persatu pasukan khusus pun berguguran, hingga tertinggal beberapa orang yang cukup tangguh (atau beruntung?) untuk bertahan, salah satunya adalah Rama (Iko Uwais).

Terpisah dari pimpinannya, Rama, yang juga harus menolong temannya yang terluka berinisiatif membawa temannya tersebut ke apartemen seorang bapak yang mereka temui saat akan menerobos masuk ke apartemen. Dari Bapak ini Rama kemudian tahu kalau satu-satunya jalan keluar dari apartemen itu adalah jalan masuk mereka sebelumnya. Itu artinya mau tak mau Rama harus menyelesaikan pertempuran hari itu.

Usai membalut luka temannya, Rama kemudian melanjutkan tugasnya. Sendirian, Rama lagi-lagi harus berhadapan dengan anak buah Tama yang sangat bernafsu untuk membunuhnya. Untungnya dengan kemampuan bela diri yang mumpuni, Rama berhasil melumpuhkan semua lawannya tersebut. Ketika akan melanjutkan perjalanannya kembali, tanpa diduga Rama bertemu dengan Andi (Dony Alamsyah), salah satu anak buah Tama. Andi, yang ternyata memiliki hubungan dengan Rama menawarkan untuk membantunya keluar dari tempat tersebut. Rama menolak, dan memutuskan untuk melanjutkan tugasnya.

***
Berbicara soal action, saya akui apa yang ditawarkan The Raid sangatlah keren. Adegan-adegan yang disuguhkan terlihat sangat nyata di mata saya. Iko Uwais, tokoh utama film ini berhasil memukau saya dengan kemampuan bersilatnya. Mulai dari pertarungan antara dirinya dengan anak buah Tama yang menegangkan. Hingga pertarungan dua lawan satu antara Rama dan Andi melawan Mad Dog (Yayan Ruhian) yang membuat saya geregetan setengah mati. Saking terpananya saya sampai membandingkan aksi jet li dalam film-filmnya jurus silatnya Iko.

Sayangnya, aksi yang keren ini tidak dibandingi dengan cerita mumpuni. Setelah penyerbuan mereka diketahui Tama, penonton secara kontinyu disuguhi adegan baku hantam tiada henti. Beberapa dialog memang diselipkan di antara adegan pertarungan tersebut. Namun saya rasa itu tak cukup untuk membuat saya mengerti dengan cerita yang ingin disampaikan, terutama mengingat saya yang ketinggalan bagian awal film. Bahkan boleh dibilang sampai akhir film saya tak mengerti apa yang ingin disampaikan dari film ini.

Jadi kesimpulannya, The Raid ini film action yang super keren, namun miskin cerita.

Previous Post
Leave a comment

31 Comments

  1. Belum tertarik nonton mbk. Untk film, aq selektif bnget😀

    Reply
  2. iya nih…cerita yang ala kadarnya itu yg bikin saya masih ragu-ragu buat ke bioskop.

    Reply
  3. Dan sampe skrg gw belum nonton! :((

    Reply
  4. anchaanwar said: Dan sampe skrg gw belum nonton! :((

    padahal nunggunya dari kapan taun?

    Reply
  5. Plotnya memang sederhana, tapi justru dari kesederhanaan itu lahir cerita dari tiap scene action yg disuguhkan dgn amat apik.Ceritanya ga mudah ditebak. Siapa mengira Let Wahyu menembak seorang pasukan ketika menangkap Tama? Siapa mengira kalo Andi akhirnya ga keluar dan pergi dari apartemen itu? Siapa mengira kalo let Wahyu ga mati krn bunuh diri? Siapa mengira malah let wahyu yg bakal diserahkan ke polisi? Siapa mengira Tama akan mati semudah itu?Bagiku, itulah ceritanya.Dan, misi penyerbuan itu berhasil ya kan? Tapi dgn ”cerita” yg ga mudah. Dan lagi2, itulah cerita film ini.120menit nonton penuh ketegangan, dgn aksi kekerasan yg ga layak ditonton anak2, dipuji2 dan mendapat bnyk penghargaan internasional tapi tetep ga membuat org ngerti apa isi film ini.. Buatku itulah kesuksesan sebuah film😀 Haha…kesannya aku belain tim film the raid ya :))Btw, ga surut selera makan Yan abis liat kepala orang ditebas pake parang gitu?😀

    Reply
  6. Sound efect dan visual efect film ini keren banget.Ost nya diisi oleh Mike Shinoda dari Linkin Park.Yg mengesankan, aksi silat Mad DogNih orang sekilas mirip Ki Joko Bodo :))eh iya pengen ngucapin, selamat hari lahir ya Yana.Moga berkah sisa usianya. Amin🙂

    Reply
  7. panjang umurnya antung.. ku blom nonton yang ini.. tunggu subtitlenya saja deh..

    Reply
  8. ivoniezahra said: Belum tertarik nonton mbk. Untk film, aq selektif bnget😀

    aku juga, von. bagiku kalo nonton ke 21 jangan sampai keluarnya ngomel-ngomel karena filmnya jelek. hehehe

    Reply
  9. hensamfamily said: iya nih…cerita yang ala kadarnya itu yg bikin saya masih ragu-ragu buat ke bioskop.

    tapi silat-nya keren, mas🙂

    Reply
  10. *SALAMAN SAMA REVIEWNYA*

    Reply
  11. anchaanwar said: Dan sampe skrg gw belum nonton! :((

    segeralah kembali ke ibukota, kaka😉

    Reply
  12. katerinas said: Btw, ga surut selera makan Yan abis liat kepala orang ditebas pake parang gitu?😀

    ada beberapa adegan yang saya tutup mata, mba rien. hehetapi itu d’crepes-nya ga kemakan saking tegangnya nonton film🙂

    Reply
  13. katerinas said: Sound efect dan visual efect film ini keren banget.Ost nya diisi oleh Mike Shinoda dari Linkin Park.Yg mengesankan, aksi silat Mad DogNih orang sekilas mirip Ki Joko Bodo :))eh iya pengen ngucapin, selamat hari lahir ya Yana.Moga berkah sisa usianya. Amin🙂

    iya, dia ternyata jago silat juga :)makasih ucapan dan doanya, mba🙂

    Reply
  14. tintin1868 said: panjang umurnya antung.. ku blom nonton yang ini.. tunggu subtitlenya saja deh..

    makasih doanya, mba🙂

    Reply
  15. pengin liat, tapi kalo liat komen si Ndut jadi sangsi apa mau diajak😀

    Reply
  16. Btw, met milad y mbk. Moga sisa umur menjadi berkah, amin🙂

    Reply
  17. nawhi said: pengin liat, tapi kalo liat komen si Ndut jadi sangsi apa mau diajak😀

    wkwkwk. beda selera ya, mas?

    Reply
  18. ivoniezahra said: Btw, met milad y mbk. Moga sisa umur menjadi berkah, amin🙂

    amiiinn..makasih doanya, von🙂

    Reply
  19. @Ndut : Mau aja kalo ditraktir :Pjngn2 dik tika kmren nonton ini?

    Reply
  20. ayanapunya said: wkwkwk. beda selera ya, mas?

    iya, baik buku n film, tapi nggak apa-apa, namanya saling melengkapi.

    Reply
  21. ivoniezahra said: @Ndut : Mau aja kalo ditraktir :Pjngn2 dik tika kmren nonton ini?

    emberrrr :Pnontong di dieng aja.*melipir, udah mulai OOT* maapkeun.

    Reply
  22. nawhi said: emberrrr :Pnontong di dieng aja.*melipir, udah mulai OOT* maapkeun.

    asiknyaaaaa…suami istri komen-komenan di MP😉

    Reply
  23. benar ya… dari beberapa review yang saya baca, cerita memang kedodoran. namun, aksi TOP! jadi, memang bagi yang mencari cerita, film ini kurang tepat :))hmmm…pengin buktiin ah ntar malam. Semoga Kopassus jadi nobar😀

    Reply
  24. lafatah said: benar ya… dari beberapa review yang saya baca, cerita memang kedodoran. namun, aksi TOP! jadi, memang bagi yang mencari cerita, film ini kurang tepat :))hmmm…pengin buktiin ah ntar malam. Semoga Kopassus jadi nobar😀

    ditunggu reviewnya yaaa ^_^

    Reply
  25. Udah lama pingin review, apa daya semangat menghilang. Aku setuju kalimat terakhirnya…🙂

    Reply
  26. ayanapunya said: ditunggu reviewnya yaaa ^_^

    huehehe… ternyata yang ntar jam 8 ini mau ditraktir makan, bukan nonton :)))

    Reply
  27. eh, 10 menit kah qta ketinggalan ka? hehehe… ulun rasanya kalau nonton di bioskop sll telat masuk :pcrepes ulun maka habis ka.. banyak tutup matanya, mengalihkan pikiran. Sambil twitteran lwn bbm-an jua :p

    Reply
  28. Tapi si Rama keren… hehehe… dan setuju sama mbak Rien miskin cerita tapi penuh kejutan😀

    Reply
  29. yant165 said: eh, 10 menit kah qta ketinggalan ka? hehehe… ulun rasanya kalau nonton di bioskop sll telat masuk :pcrepes ulun maka habis ka.. banyak tutup matanya, mengalihkan pikiran. Sambil twitteran lwn bbm-an jua :p

    wkwkwk..aku sangat konsen lawan filmnya😀

    Reply
  30. yant165 said: Tapi si Rama keren… hehehe… dan setuju sama mbak Rien miskin cerita tapi penuh kejutan😀

    ikooooo…

    Reply
  31. Setujuuu

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

sriwidiastuti

Just another WordPress.com site

Anastasye Natanel

the random things in life

rosimeilani.com

Rosi Berbagi Informasi Seputar Inggris, Travel dan Tips Menulis

%d bloggers like this: