Travellous : Lost in Europe, Found a Love


Bagi teman-temannya, Andrei Budiman adalah sosok pemimpi, pengkhayal tingkat tinggi. Begitu tinggi mimpinya hingga kerap menjadi bahan becandaan kawan-kawannya. Bukan hal aneh, mengingat mimpinya mungkin bukanlah mimpi biasa bagi orang Banjar kala itu, yakni menginjakkan kaki di Eropa.

Lihat saja salah satu testimoni teman SMA-nya:
“Ndrei, tahu diri dong! Utang makan bakso aja belum lu bayar, apalagi pergi ke Eropa!”

Namun bukan Andrei namanya jika pantang menyerah.Dengan penuh dengan perjalanan berliku, Andrei pun berhasil mewujudkan mimpinya.

Perjalanan itu dimulai ketika Andrei mendapat tawaran dari seorang backpacker untuk melakukan perjalanan ke Eropa. Andrei tentu saja dengan bersemangat menyetujui tawaran tersebut. Sayangnya, hingga hari yang dimaksudkan tiba, kondisi keuangannya belum mencukupi untuk bisa berangkat. Akhirnya dengan berat hari Andrei harus rela ditinggal rekannya tersebut.

Kesempatan rupanya belum benar-benar pergi dari Andrei. Tanpa sengaja ia melihat pengumuman tentang adanya kesempatan untuk mengikuti workshop di sebuah universitas di Perancis, Universite Lumiere Lyon 2. Peserta yang lulus seleksi akan mendapat workshop plus akomodasi gratis. Iseng-iseng Andrei mengirimkan lamaran, dan ternyata ia lulus.

Meski sudah dinyatakan lulus, Andrei menemukan masalah baru. Harga tiket ke Perancis ternyata sangat mahal. Akhirnya ia memutuskan untuk berangkat melalui jalur Singapura. Dari Singapura inilah kisah perjalanan Andrei dimulai. Mulai dari kekonyolan yang tak sengaja ia lakukan saat berada di Singapura, perkenalan dengan orang-orang baru, pengalaman pertamanya bekerja di Eropa, tertidur di depan Menara Eiffel, hingga melakukan perjalanan bersama gadis yang disukainya.

Membaca lembar demi lembar buku ini tak ubahnya membaca catatan kehidupan seorang Andrei Budiman. Wajar saja, mengingat buku ini merupakan kumpulan jurnal di blog miliknya. Cerita mengalir lancar, namun terasa kurang lengkap karena tidak dijelaskan tahun berapa perjalanan ini berlangsung. Tapi hal ini tidak mengurangi kenikmatan dalan membaca.

Yang cukup menarik dari buku ini, -selain tentang pengalaman Andrei menimba ilmu di Eropa tentunya- adalah kehadiran gadis-gadis istimewa di hati Andrei.

Ada Anne, seorang gadis yang menolongnya saat kebocoran ban di Belanda. Ada Jules, yang merupakan gadis yang langsung merebut perhatian Andrei ketika pertama kali ia melihatnya. Ada juga Ling, gadis yang secara konsisten menjadi rekan duduknya saat mengikuti pelajaran, bahkan sampai terlibat skandal denganya. Dan tentu saja F, gadis kota hujan yang selalu berada di hati Andrei.

Kisah-kisah Andrei bersama gadis-gadis ini menjadi bumbu tersendiri dalam buku ini. Pada siapakah sebenarnya hati Andrei berlabuh, menjadi pertanyaan besar saya sesudah membaca buku ini.

Salut pada Andrei yang telah berhasil mewujudkan salah satu mimpinya. Lebihnya lagi, saya bangga karena Andrei menambah jajaran Urang Banjar yang sukses dalam bidang tulis menulis.

NB : Ternyata Andrei Budiman ini adalah kakak dari salah satu senior saya di SMA dahulu. Betapa sempitnya dunia🙂

Previous Post
Next Post
Leave a comment

30 Comments

  1. baru tau ada buku ini :)covernya baguuus :>

    Reply
  2. darnia said: baru tau ada buku ini :)covernya baguuus :>

    aku juga baru tau setelah baca review-nya fatah, dan. buku ini sebelumnya diterbitkan indie sebelum akhirnya dilirik sama penerbit mayor🙂

    Reply
  3. kapan ya ke Eropa?

    Reply
  4. takedisaja said: kapan ya ke Eropa?

    ayo direncanakan dari sekarang😉

    Reply
  5. darnia said: covernya baguuus :>

    Baru mo bilang…

    Reply
  6. eh andrei budiman ini orang banjar juga?

    Reply
  7. tintin1868 said: eh andrei budiman ini orang banjar juga?

    iya, mba. tapi saya nggak pernah ketemu orangnya sih😀

    Reply
  8. ayanapunya said: iya, mba. tapi saya nggak pernah ketemu orangnya sih😀

    ayo diniatkan kalu mo ke eropa, pasti ada ada jalannya.. jangan mo kalah sama andrei..asik juga ketemu cinta.. eh banyak cinta..

    Reply
  9. tintin1868 said: ayo diniatkan kalu mo ke eropa, pasti ada ada jalannya.. jangan mo kalah sama andrei..asik juga ketemu cinta.. eh banyak cinta..

    iya nih, mba. andrei ini beruntung banget. banyak yang naksir. hihihi.

    Reply
  10. sepertinya bagus nih bukunyacari ah jumat besokmasuk Gramed khan?

    Reply
  11. itsmearni said: sepertinya bagus nih bukunyacari ah jumat besokmasuk Gramed khan?

    kalo mau baca sample tulisannya, bisa mampir ke sini, mba arnihttp://travellous.blogspot.com/

    Reply
  12. Endingnya mempesona. Cinta buku ini!😀

    Reply
  13. masfathin said: Endingnya mempesona. Cinta buku ini!😀

    iyaaaa…aku penasaran sama Ling😉

    Reply
  14. Pengen ketemu gitu? Hihi, kl wajahnya gak kalah sama Jules😀

    Reply
  15. masfathin said: Pengen ketemu gitu? Hihi, kl wajahnya gak kalah sama Jules😀

    nggak. penasaran sama kisahnya dan Andrei. xixixikalo wajah, aku lebih suka ling. lebih ekspresif🙂

    Reply
  16. Iya, apa mereka lanjut ya? Haha. Iya, dr penggambaran Andrei jg Ling lebih ekspresif. *gak sabar pulang ke rumah mo liat2 lg Travellous😀

    Reply
  17. masfathin said: Iya, apa mereka lanjut ya? Haha. Iya, dr penggambaran Andrei jg Ling lebih ekspresif. *gak sabar pulang ke rumah mo liat2 lg Travellous😀

    eh foto-foto di blognya sedikit lebih lengkap lo, yan. ada foto ling terbaru di situ😉

    Reply
  18. ayanapunya said: Ternyata Andrei Budiman ini adalah kakak dari salah satu senior saya di SMA dahulu.

    Dan, Mbak Yana sempat ngecengin juga lhoooo…. xiixixix….*boleh ya buka kartu di sini*😀

    Reply
  19. Iyaaa… saya juga suka Ling karena ekspresif. Nggak apa-apa deh kalo wajah Jules ditukar ke Ling asal perangainya tetap Ling :))))

    Reply
  20. cucok banget nih bukunya buatkuuuuu

    Reply
  21. lafatah said: Dan, Mbak Yana sempat ngecengin juga lhoooo…. xiixixix….*boleh ya buka kartu di sini*😀

    xixixi..adeknya lebih cakep lo, tah😉

    Reply
  22. lafatah said: Iyaaa… saya juga suka Ling karena ekspresif. Nggak apa-apa deh kalo wajah Jules ditukar ke Ling asal perangainya tetap Ling :))))

    jules lebih pendiam, kan ya🙂

    Reply
  23. rengganiez said: cucok banget nih bukunya buatkuuuuu

    ayo, mba niez. dicari bukunya😉

    Reply
  24. ayanapunya said: jules lebih pendiam, kan ya🙂

    iyeee…. hohohoho

    Reply
  25. Wah seru kayaknya!Kok jadi seperti tokoh Fahri di Ayat-Ayat Cinta? hihiBaru tahu kalau Andrei orang Kalimantan🙂 Makasih infonya ya*Antung, kalau ada perlu sile kirim PM ya. Chatroom kadang tak langsung terbaca

    Reply
  26. fefabiola said: Kok jadi seperti tokoh Fahri di Ayat-Ayat Cinta? hihi

    xixixi. si andrei emang cakep sih kayaknya

    Reply
  27. Pada siapa berlabuh, hehehe, Andrei sebagian mengarang2 jua kisah di bukunya tu, Ding ai, takuni ja langsung urangnya, aku sudah batamuan 2 kali🙂

    Reply
  28. ayanapunya said: si andrei emang cakep sih kayaknya

    Hehehe…Batamuan gen duluuuu🙂

    Reply
  29. @ka ima: tp ling lwn jules itu bujuran ada lo, ka? adingnya bungas pang ka ae.hehe

    Reply
  1. Yang terbaca di 2012 | SAVING MY MEMORIES

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

sriwidiastuti

Just another WordPress.com site

Anastasye Natanel

the random things in life

rosimeilani.com

Rosi Berbagi Informasi Seputar Inggris, Travel dan Tips Menulis

%d bloggers like this: