Premium Rush


Judul  : Premium Rush

Produksi : 2012

Sutradara : David Koepp

Pemain : Joseph Gordon-Levitt, Michael Shannon, Dania Ramirex

Durasi : 1 jam 30 menit

Wilee adalah seorang pemuda yang bekerja di sebuah perusahaan jasa pengiriman di kota New York. Tugasnya adalah mengantar berbagai dokumen ke berbagai penjuru kota New York, dengan menggunakan sepeda. Dia memilih pekerjaan ini karena tak bisa membayangkan dirinya bekerja kantoran, dengan seragam dan jas. Uniknya, sebagai salah satu kurir sepeda, Wilee lebih memilih menggunakan sepeda konvensional yang bahkan tidak memiliki rem. “Rem akan membuatmu mati,” begitu katanya.

Hari itu, setelah menyelesaikan satu pekerjaannya, Raj, sang bos, meminta Wilee untuk mengantarkan sebuah dokumen penting. Premium Rush, begitu dokumen itu disebut. Awalnya, Wilee menolak untuk mengantarkan pesanan tersebut. Namun akhirnya ia setuju, dan melajukan sepedanya menuju bekas kampusnya untuk menemui Nima, sang pemilik dokumen.

Siapa sangka tugas yang harus dilaksanakannya kali ini ternyata membawa masalah bagi Wilee. Seorang pria bernama Bobby Monday dengan berbagai cara berusaha merebut amplop yang diberikan Nima padanya. Lelah berkejar-kejaran dengan pria tersebut, Wilee memutuskan untuk mengembalikan amplop tersebut kepada Nima. Namun setelah akhirnya mengetahui bagaimana pentingnya amplop tersebut bagi Nima, Wilee akhirnya berusaha mendapatkan kembali amplop tersebut. Dan kali ini ia tidak sendiri, ada Vanessa, sang kekasih yang bersedia membantunya.

***

Ketika tak sengaja melihat trailernya ini beberapa waktu yang lalu, saya sudah tertarik dengan film ini. Ide tentang seorang pesepeda di jalanan kota New York terlihat sebagai sebuah hal yang baru bagi saya. Ditambah dengan kehadiran JGL -Joseph Gordon-Levitt- sebagai pemeran utama, maka lengkaplah sudah alasan saya untuk menonton film ini.

Dari segi cerita, Premium Rush bisa dibilang mengusung ide cerita yang sudah cukup sering dipakai. Seorang tokoh utama, mendapat sebuah tugas, kemudian mendapat masalah karena tugas tersebut. Yang membuat film ini menarik, tentunya adalah aksi kejar-kejaran antara Wilee yang hanya mengandalkan sepeda miliknya dengan Bobby Monday yang mengendarai mobil.

Namun tak bisa disangkal, dan mungkin karena media yang digunakan adalah sepeda, ada momen-momen di mana film ini terasa agak lambat. Tambahan lagi penyelesaian yang diberikan terasa terlalu biasa buat saya. But overall, film ini sangat menarik untuk dinikmati.

Skor akhir : 3/5

Leave a comment

4 Comments

  1. Dalam film Transporter 3 juga ada adegan kejar-kejaran antara sepeda dengan mobil.
    Di film ini sepertinya juga seseru itu ya?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

sriwidiastuti

Just another WordPress.com site

Anastasye Natanel

the random things in life

rosimeilani.com

Rosi Berbagi Informasi Seputar Inggris, Travel dan Tips Menulis

%d bloggers like this: