Republik Twitter


Judul  : Republik Twitter

Produksi : 2012

Sutradara : Kuntz Agus

Pemain : Abimana Aryasatya, Laura Basuki, Ben Kasyafani, Enzi Storia, Tio Pakusadewo

Durasi : 100 menit

Republik Twitter berkisah tentang seorang mahasiswa bernama Sukmo yang sangat rajin ber-twitter ria. Nah, melalui twitter inilah dia berkenalan dengan Hanum, seorang wartawan muda di ibukota. Ketertarikan Sukmo pada Hanum akhirnya membuatnya berangkat menuju Jakarta untuk menemui Hanum. Sayangnya ketika melihat wujud Hanum yang begitu wah Sukmo langsung dilanda perasaan minder. Akhirnya ia menunda pertemuan dengan Hanum.

Selama berada di Jakarta, Sukmo kemudian bekerja di tempat mas Belo, seorang pengusaha warnet. Namun jangan dikira usaha yang dijalankan mas Belo adalah usaha warnet biasa. Pria berdarah Batak ini menjadikan twitter sebagai ladang usahanya. Dia menyediakan jasa mengelola akun-akun orang terkenal, juga jasa untuk membuat orang menjadi terkenal melalui twitter.

Di sisi lain, Hanum yang mengalami sedikit krisis dalam pekerjaannya sebagai wartawan berniat mengundurkan diri dari pekerjaannya. Mengetahui hal ini, Sukmo yang menyukai Hanum akhirnya memutuskan membantu gadis pujaannya tersebut. Hanum pun sukses merebut perhatian pimpinan di kantornya. Sayangnya untuk itu, Hanum harus melanggar sebuah janjinya kepada Sukmo.

***

Ketika membaca dari judulnya, saya sempat mengira film ini berisi tentang sebuah sosial media bernama twitter lengkap dengan konflik-konflik yang terjadi karenanya. Entah itu pasangan yang saling jatuh cinta karena twitter, atau mungkin drama yang terjadi karena masalah kicauan seseorang di dunia burung biru tersebut. Well, perkiraan saya tidak meleset, namun juga tidak sepenuhnya benar. Karena Republik Twitter ternyata memberikan sebuah hal yang jauh lebih dalam dari sekedar kisah cinta atau drama sosial media.

Seperti yang kita ketahui bersama, Twitter saat ini bisa dikatakan sebagai media promosi yang paling efektif. Jika anda penulis, promosikanlah buku anda di twitter. Jika anda penyanyi, promosikanlah lagu terbaru anda lewat twitter. Bahkan para pendakwah pun saat ini menjadikan twitter sebagai salah satu media dakwahnya. Semakin banyak follower, maka semakin terkenallah orang tersebut.

Nah, pada sisi inilah Republik Twitter ingin menyampaikan ceritanya pada para penonton. Selama 100 menit, penonton diajak untuk mengetahui hal-hal apa saja yang bisa dilakukan oleh sebuah sosial media. Melalui sosok mas Belo, kita bisa melihat bagaimana seseorang berhasil memanfaatkan sebuah sosial media menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan. Sedangkan melalui sosok Sukmo dan rekan-rekannya, kita bisa mengetahui bagaimana sebuah sistem kemudian berhasil membuat seseorang menjadi trending topic, hingga membentuk sebuah pencitraan.

Dari segi cerita, jelas Republik Twitter berhasil melampaui ekspektasi saya. Muatan yang terkandung dalam film ini memberikan sebuah pengetahuan baru bagi saya. Penulis skenario berhasil membuat hubungan keterkaitan antar tokoh menjadi terlihat natural dan tidak dipaksakan. Selain itu, meski sisi romantis antara Sukmo dan Hanum tidak terlalu ditonjolkan secara fisik dalam film ini, namun anehnya, sisi romantis itu lebih terasa dalam kutipan-kutipan tweet  mereka berdua. Dan mengingat film ini berjudul Republik Twitter, keberhasilan film ini membuat sisi romantis itu lebih tersampaikan dalam kutipan kalimat di bawah 140 karakter menjadikannya memiliki sebuah nilai tersendiri.

Skor akhir : 3/5

Previous Post
Next Post
Leave a comment

2 Comments

  1. 3?
    Skornya biasa aja dong, ya😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

sriwidiastuti

Just another WordPress.com site

Anastasye Natanel

the random things in life

rosimeilani.com

Rosi Berbagi Informasi Seputar Inggris, Travel dan Tips Menulis

%d bloggers like this: