MAN OF STEEL


Cerita dimulai dari upaya sepasang suami istri di planet Krypton, Jor-El dan Lara, dalam menyelamatkan putra mereka, Kal-El. Planet Krypton yang berada di ambang kehancuran, serta adanya kudeta dari Jenderal Zod membuat Jor-El berencana mengirimkan putra mereka -yang merupakan satu-satunya warga Krypton yang dilahirkan secara normal setelah berabad-abad tahun- ke planet baru, bumi.

Tentu saja rencana Jor-El tersebut ditentang oleh Jenderal Zod. Maka terjadilah penyerbuan ke tempat Jor-El dan istri, yang berakhir dengan terbunuhnya Jor-El. Meski begitu Jor-El dan Lara tetap berhasil mengirimkan putra tunggal mereka. Jenderal Zod sendiri beserta anak buahnya kemudian dihukum dengan dibuang ke lubang hitam.

Di bumi sendiri Kal-El ditemukan oleh pasangan Jonathan dan Martha Kent, dan diberi nama Clark. Walaupun secara fisik ia tak berbeda dengan makhluk bumi lainnya, namun perbedaan atmosfir antara Krypton dan Bumi membuat Clark dikarunai berbagai kelebihan. Dia lebih kuat, lebih peka dan tentunya lebih cepat. Sayangnya kelebihannya tersebut malah membuat dipandang aneh dan cenderung dijauhi oleh teman-temannya. Beruntung Clark memiliki orang tua seperti Martha dan Jonathan, yang selalu bersamanya dalam menghadapi pertanyaan terbesar hidupnya.

Pertanyaan Clark terjawab ketika ia bergabung dalam sebuah tim yang menyelidiki keberadaan sebuah pesawat tak dikenal. Dalam insiden yang sekaligus mempertemukannya dengan Lois Lane tersebut, Clark akhirnya mengetahui asal usulnya, juga alasan dikirimnya ia ke bumi. Tak lama setelah mengetahui rahasia dirinya tersebut, bumi mendapat panggilan tak dikenal. Jenderal Zod, yang ternyata masih hidup meminta warga bumi untuk menyerahkan penduduk Krypton padanya. Apakah Clark akan memenuhi permintaan Jenderal Zod tersebut?

***

Secara ide cerita, reboot dari Superman ini sebenarnya bagus. Namun sayang eksekusi yang diberikan tak cukup berhasil membuat Man of Steel menjadi film yang luar biasa di mata saya. Durasi yang terlalu lama, plus pertempuran-pertempuran yang benar-benar PHP adalah dua alasan mengapa saya memberi nilai rendah untuk film ini. Memang sih adegan pertempurannya keren. Namun jika pertempuran yang disajikan tersebut tak jelas kapan berakhirnya, dengan ritme yang juga tak jelas (tiba-tiba berhenti lalu mulai lagi), wajar dong kalau saya ngomel-ngomel? Yah semoga saja sekuelnya nanti bisa lebih bagus dari ini.

Judul : Man of Steel

Produksi : 2013

Produser: Christoper Nolan, Charles Roven, Emma Thomas, Deborah Snyder,

Sutradara : Zack Snyder

Penulis Skenario : David S. Goyer

Cerita : Christoper Nolan, David S. Goyer

Pemain : Henry Cavill, Amy Adams, Michael Shannon, Kevin Costner, Diane Lane, Russel Crowe

Durasi : 143 Menit

Skor Akhir : 2,5/5

Previous Post
Next Post
Leave a comment

18 Comments

  1. wah…
    rendah sekali ya nilainya…🙂
    kalau menurut saya, sama seperti film reboot lainnya, memang menekankan sisi kemanusiaan dari seorang superhero dan juga drama sih.🙂 jadi seperti itu deh jalannya. apalagi ada flashback forward ya

    Reply
    • iya. dulu waktu nonton the avenger saya juga rada kecewa, tapi masih ngasih 3 bintang. kalau yang ini kayaknya nggak bisa nyampe segitu. hehe
      sebenarnya saya suka segi dramanya, apalagi waktu clarknya masih kecil itu. sayang nggak terlalu banyak porsinya. paling nyebelin itu pas udah mau abis. udah bernafas lega kan akhirnya pertempuran selesai, eh taunya musuhnya masih ada. hedeh:D

      Reply
  2. aku suka film ini sih, cuma memang adegan berantemnya agak lebay, macam film2 aksinya Michael Bay, terlalu mengedepankan berantemnya… pun jadi kesannya bukan Superman soalnya malah ngerusak hehehe…

    dramanya jadi ketutup sama adegan aksi

    Reply
    • iya, chan. padahal sisi dramanya kalau bisa dikulik lagi kayaknya lebih asik

      Reply
      • dan supermannya kalo bisa jangan kegedean badannya… hiks… syerem liatnya, padahal ganteng pisan

      • Iya, chan badannya gede banget. Tapi sama superman sebelumnya kayaknya sama aja gedenya

      • beda kok, keliatan bener bedanya…dan superman sebelumnya kan lebih unyu dan klimis… seperti superman pada dasarnya ahhaha…

  3. pelem ini terlalu banyak berantemnya dan lebay. pusing nontonnya tapi seru aja lihat efek visualnya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

sriwidiastuti

Just another WordPress.com site

Anastasye Natanel

the random things in life

rosimeilani.com

Rosi Berbagi Informasi Seputar Inggris, Travel dan Tips Menulis

%d bloggers like this: