YEH JAWAANI HAI DEEWANI


Merasa bosan dengan hidupnya yang sangat lurus, Naina Talwar, seorang mahasiawa kedokteran memutuskan untuk mengikuti sebuah perjalanan trekking ke Manali. Dalam perjalanan tersebut, ia dipertemukan kembali dengan tiga teman sekolahnya, Kabir “bunny” Talwar, Aditi dan Avinash. Mereka ini adalah tiga sahabat yang sangat populer di masa SMA mereka.

Awalnya, Naina merasa kesulitan menyesuaikan diri dengan Bunny dan kawan-kawannya. Kepribadiannya yang serius sangat bertolak belakang dengan ketiga sahabat tersebut. Sampai akhirnya pada sebuah kesempatan Naina menyadari kalau Bunny bukan sekadar pemuda tampan yang hanya menghabiskan waktunya dengan bermain-main dan tidak memiliki rencana masa depan. Bunny ternyata adalah seorang pemuda yang memiliki sebuah impian besar dalam hidupnya. Dan Naina pun jatuh cinta.

Sayangnya tepat ketika Naina akan mengutarakan perasaannya, sebuah rahasia terbongkar. Bunny ternyata mendapat beasiwa jurnalistik ke Amerika. Merasa tak ada kesempatan untuknya, Naina pun memilih diam dan menyimpan kembali perasaannya.

Delapan tahun berselang, keempat orang ini bertemu kembali dalam persiapan pernikahan Aditi. Naina sudah menjadi seorang dokter, sementara Bunny telah melanglang buana dalam tugasnya sebagai seorang kameraman. Dengan segala nostalgia mereka, mungkinkah perasaan Naina pada Bunny yang sempat terkubur hadir kembali . Lalu bagaimana dengan hubungan persahabatan antara Bunny dan Avi yang sempat renggang akibat keputusan Bunny sekolah ke Amerika?

***

Meskipun saya adalah penggemar berat Ranbir Kapoor, namun dengan sangat menyesal harus saya katakan kalau Yeh Jawaani Hai Deewani bukanlah film yang menarik. Alurnya membosankan, plotnya tidak jelas dan karakter tokohnya juga kurang kuat. Bahkan konflik dalam film ini pun tidak terasa puncaknya. Adapun soal akting, Ranbir Kapoor dan Deepika Padukone cukup baik dalam memerankan tokoh mereka masing-masing. Kalki Koechlin juga cukup mencuri perhatian dengan perannya sebagai Aditi. Yang harus disayangkan mungkin Aditya Roy Kapoor yang karakter sebagai Avinash kurang bisa dieksplorasi pada film ini.

Jika dibandingkan dengan Wake Up, Sid yang juga merupakan kolaborasi Ranbir Kapoor dan Ayan Mukerji, Yeh Jawaani Hai Deewani jelas tertinggal jauh. Yah, semoga saja film Ranbir yang berikutnya lebih baik dari ini.

Judul : Yeh Jawaani Hai Deewani

Produksi : 2013

Produser: Hiroo Yash Johar, Karan Johar

Sutradara : Ayan Mukerji

Penulis Skenario : Ayan Mukerji

Pemain : Ranbir Kapoor, Deepika Padukone, Siddhart Roy Kapoor, Kalki Koechlin

Durasi : 159 Menit

Skor Akhir : 2,75/5

Advertisements
Previous Post
Next Post
Leave a comment

12 Comments

  1. Baca reviewnya tertarik eh pas bagian pendapat pribadi ternyata filmnya gak jelas. Sayang, padahal harusnya film ini berpotensi keren yak πŸ™‚

    Reply
    • iya, yan. menurutku kalau filmnya itu fokus ke masa mereka masih kuliah itu aja bisa bakal lebih bagus. ini jadi kayak ada lompatan ga jelas gitu antara masa 8 tahun yang lalu dengan masa sekarang. konfliknya juga kurang tajam.

      so far, Rockstar masih jadi film ranbir favoritku πŸ˜€

      Reply
  2. beberapa minggu setelah berhasil donlot Raanjhanaa, saya nonton YJHD nih hehehe… jadi kebalik…
    well, sepakat memang ada yang kurang intens dari film ini, mengingat konflik yang disajikan ndak terlalu sebegitunya. ketika Bunny (Ranbir) bertengkar ma Avi (Aditya Roy) itu pengennya perkelahian sengit, e malah jadi momen twist ~_~a jadi kurang seru gitu ahahaha
    tapi ya diakui ada keunggulan film ini, yaitu musiknya… tipikal masala khas Bollywood yang serba ramenya… makanya jadinya salah satu film populer di tahun ini

    Reply
  3. Kurang bagus yaaa ternyata, klo g salah di film ini ditunggu-tunggu gegara Ranbir main film bareng mantannya. Aku juga nunggu film ini, penasaran sma chemistry mereka, tapi kelupaan gegara banyaknya list film Jepang yg belum di tonton, hehehhehe… Btw, aku suka Ranbir Kapoor pas di film Barfii, bagus banget aktingnya. Pas di Rockstar gegara ceritanya sad ending, aku jadi patah hati smpe berhari-hari 😦
    Maaf ya mbak, klo komen-ku kepanjangan, hehehehhe πŸ™‚

    Reply
    • iya. filmnya juga lumayan laku karena boosting media itu πŸ˜€
      ranbir di barfi keren tapi aku masih lebih suka dia di rockstar. hehe
      nggak papa komen panjang-panjang πŸ™‚

      Reply
      • nggak bosen kan mbak sama komen-kuuuu, hehhee… Suka ngerasa kebetulan kita sering suka sama hal yg sama, kadang aku kaget sendiri, hehehe…

      • ya nggak lah. aku malah nggak nyangka kamu suka film India juga. hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Recent Posts

  • Archives

  • Categories

  • Goodreads

  • Blog yang Saya Ikuti

  • September 2013
    M T W T F S S
    « Aug   Oct »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

    Join 1,841 other followers

  • Twitter Updates

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

Jurnal Gita

A diary of a mother, a dreamer, and a beauty junkie

Beauty and the Books

A Blog of Beauty, Books, and Everything I Love

Sheza Home

Proyek Evolusi Mama Muda

Cerita Cha

Hanya Wanita Biasa Yang Ingin Bercerita Tentang Hal-Hal Biasa

catatanemak

Never Give Up

ceri(A)ta

Daily Life, Recipe, and Every Lil' Thing that I love

mariasoraya.com

pregnancy | parenting | health

ericka abdullah

An Indonesian Entrepreneur

%d bloggers like this: