VICKY DONOR


Vicky Arora adalah putra tunggal Dolly Arora, seorang janda yang mengelola usaha salon di kota Delhi. Meski usianya sudah dua puluh lima tahun, namun Vicky masih berstatus pengangguran dan bergantung pada ibunya. Satu hari, seorang dokter bernama Dr. Baldev Chaddha datang padanya dan menawarkan sebuah pekerjaan. Vicky diminta menjadi donor sperma pada klinik kesuburan yang dimiliki sang dokter.

Tentunya bukan tanpa alasan jika dokter Chaddha meminta Vicky menjadi donor di klinik milikinya. Sang dokter, selama beberapa waktu terakhir selalu mendapat komplain dari pasiennya tentang sperma yang didonorkan pada mereka. Dan setelah melakukan beberapa pengamatan, dokter Chaddha menyimpulkan kalau Vicky adalah donor yang tak mungkin gagal.

Awalnya tentu saja Vicky menolak mentah-mentah tawaran sang dokter. Namun, karena sang dokter terus-terusan menguntitnya, Vicky dengan terpaksa menerima tawaran dokter Chadda. Pendonoran pertama pun dilakukan. Dan sesuai dugaan dokter Chaddha, donor tersebut berhasil, dan Vicky pun mulai terjerat permainan.

Menjadi donor sperma untuk orang-orang kaya jelas membuat pundi-pundi uang Vicky bertambah. Namun semuanya tentu ada akhirnya. Setelah beberapa tahun menjadi pendonor tetap, Vicky memutuskan sudah waktunya ia berhenti dan menikah dengan gadis pujaannya, Ashima Roy,  seorang karyawan bank tempat Vicky menyimpan uangnya.

Awalnya perbedaan latar belakang antara keduanya sempat membuat rencana pernikahan terhambat. Vicky adalah seorang Punjabi, sedang Ashima adalah gadis Benggali yang pernah bercerai. Namun dengan pendekatan unik yang mereka lakukan, Vicky dan Ashima pun berhasil meyakinkan orang tua mereka masing-masing dan menyetujui pernikahan tersebut.

Sayangnya kebahagiaan Vicky dan Ashima tak berlangsung lama. Hanya beberapa bulan setelah menikah, Ashima divonis tidak bisa mengandung. Permasalahan bertambah pelik ketika Ashima juga mengetahui donor sperma yang dilakukan Vicky sebelum mereka menikah. Sanggupkah pasangan muda ini bertahan dengan cobaan yang diberikan pada mereka?

***

Vicky Donor mungkin bisa dikatakan sebagai salah satu film Bollywood yang cukup kontroversial di tahun 2012. Meski begitu, film ini cukup sukses baik secara komersil maupun dalam mendulang penghargaan. Annu Kapoor yang berperan sebagai dokter Chaddha berhasil membawa pulang piala National Award dan Filmfare Award sebagai Best Supporting Actor. Dolly Ahluwalia, yang berperan sebagai ibunda Vicky juga berhasil meraih penghargaan National Award untuk Best Supporting Actress. Sedang Ayushman Kurrana, pemeran Vicky berhasil menyabet Best Male Debut dan Best Male Playback Singet pada Filmfare Award 2013.

Produksi : 2012

Produser: John Abraham

Sutradara : Shoojit Sircar

Penulis Skenario : Juhi Chaturvedi

Pemain : Ayushmann Khurrana, Yami Gautam, Annu Kapoor, Puja Gupta

Durasi : 125 Menit

Skor Akhir : 3/5

Previous Post
Leave a comment

6 Comments

  1. Anaknya ada berapa puluh ya tuh si Vicky?:mrgreen: #kepogeje Tapi sepertinya cerita kayak gini bukan tak mungkin terjadi dlm kehidupan nyata di negeri kita.

    Reply
  2. film ini emang bikin tertarik karena tema yang ndak umumnya nih… hmm lagi2 dari film hindi bisa belajar budayanya dan juga ada semacam perbedaan antardaerah gitu kek di film ini ttg bengali dan punjabi😀

    Reply
    • Iyaa. Aku juga paling suka pas bagian mereka mau nikah itu. Jadi tahu kalau stereotipe nya orang Bengali itu pintar2 dan org Punjab “ribut” banget😀

      Reply
  3. wah…. kirain donor apaan

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

sriwidiastuti

Just another WordPress.com site

Anastasye Natanel

the random things in life

rosimeilani.com

Rosi Berbagi Informasi Seputar Inggris, Travel dan Tips Menulis

%d bloggers like this: