BOMBAY TALKIES


Bombay Talkies merupakan film omnibus Bollywood yang dibuat dalam rangka memperingati 100 tahun sinema India. Ada empat sutradara yang terlibat dalam film ini. Mereka adalah Karan Johar, Dibakar Banerjee, Zoya Akhtar dan Anurag Kashyap. Berikut adalan ringkasan dari empat film yang rata-rata berdurasi 30 menit tersebut.

Ajeeb Dastaan Hai Yeh – Karan Johar.

Lagi-lagi kali ini sutradara Kuch-kuch Hota Hai ini mengangkat tema homoseksual dalam filmnya. Adalah Avinash, seorang pemuda (yang mengaku gay) yang magang di sebuah majalah hiburan. Di tempatnya magang tersebut, Avinash kemudian menjalin persahabatan dengan Gayatri, salah satu redaktur di tabloid tersebut. Satu hari, Gayatri mengundang Avinash untuk makan malam di rumahnya bersama sang suami. Siapa sangka ternyata dari makan malam ini akhirnya Gayatri pun mengetahui alasan dinginnya rumah tangganya dengan sang suami selama beberapa tahun terakhir.

Star – Dibakar Banerjee.

Saat sedang dalam perjalanan pulang dari upayanya mencari kerja, Purandar berhenti sejenak untuk menonton syuting film yang dibintangi Ranbir Kapoor. Saat sedang asyik menonton, tanpa disangka ia malah terpilih untuk menjadi salah satu figuran dalam film tersebut. Meski perannya hanya sekadar lewat, namun Purandar meminta waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan dirinya. Saat sedang berlatih, muncullah sang guru yang kemudian mengingatkannya kembali akan pelajaran yang pernah ia ikuti dahulu di kelas akting.

Sheila Ki Jawaani – Zoya Akhtar

Vicky sebenarnya ingin menjadi penari. Namun oleh sang ayah, ia dipaksa untuk mengikuti klub sepak bola. Bahkan demi mengikutkan Vicky di klub ini, sang ayah menolak permintaan kakak Vicky yang ingin ikut tur sekolahnya dan memerlukan dana tambahan. Satu malam, Vicky menonton sebuah wawancara aktris favoritnya, Katrina Kaif. Dalam wawancara tersebut Katrina memberitahukan sebuah rahasia miliknya, yang membuat Vicky semakin bersemangat untuk mewujudkan mimpinya.

Murabba – Anurag Kashyap

Untuk memenuhi permintaan sang ayah yang sedang sakit, Vijay rela bertolak dari Allahabad menuju kediaman Amitabh Bachchan di kota Mumbai. Setelah berhari-hari menunggu (hingga kehabisan uang), Vijay akhirnya berhasil menemui sang bintang dan memintanya menggigit murabba yang dibawanya dari kampung halaman. Ia pun segera pulang untuk memperlihatkan sisa murabba yang telah digigit tersebut pada ayahnya. Sayangnya dalam kereta, toples murabba tersebut jatuh ke lantai dan pecah. Murabba yang ada di dalamnya kemudian terinjak oleh kaki salah satu penumpang, dan Vijay hanya berhasil mengumpulkan sisa-sisa dari murabba tersebut.

***

Dari segi cerita, keempat film yang ada di Bombay Talkies jelas memiliki kekuatannya masing-masing. Namun, jika ditanya mana yang paling saya sukai dari keempat kisah yang disajikan, maka pilihan saya akan jatuh pada film Dibakar Banerjee. Meski berkisah tentang seorang pria yang gagal dalam mencari pekerjaan, namun Dibakar Banerjee berhasil memberikan kesan manis dan hangat dalam film ini.

Judul : Bombay Talkies

Produksi : 2013

Produser: Viacom 18 Motion Pictures, Ashi Dua

Sutradara : Karan Johar, Dibakar Banerjee, Zoya Akhtar, Anurag Kashyap

Penulis Skenario : Karan Johar, Dibakar Banerjee, Zoya Akhtar, Anurag Kashyap, Reema Kagti

Pemain : Rani Mukerji, Radeep Rhonda, Saqeeb Saleem, Nawazuddin Siddiqui, Vineet Kumar Singh, Naman Jain

Durasi : 128 Menit

Skor Akhir : 3,5/5

Leave a comment

9 Comments

  1. itu empat cerita dalam satu film yang berdiri sendiri2?

    Reply
  2. eh ngepas baru aja juga nonton ini…
    paling oke yang paling akhir menurut saya…
    bener-bener kerasa perjuangan Vijaynya… dan epic banget saat Amitabh Bachchan makan murabbanya hehehe

    tapi ya sepakat juga sih bagian yang Star itu oke punya… akting Nawazuddin Shiddiqui lagi-lagi menampilkan performa terbaiknya…. paling suka saat dia sangat ekspresif banget nyeritain kisahnya ke anaknya itu🙂

    Reply
    • iya, yang paling oke memang Murabba. tapi ceritanya ngenes banget. kasihan banget itu ngelihat muka si vijay pas murabba-nya keinjak. hahaha. belum lagi bagian endingnya. hedeh.

      aku paling suka pas bagian gurunya ngejelasin gimana dia harus berakting itu. benar-benar ilmu soalnya. cuma kayaknya si burung unta cuma jadi tempelan yah di cerita itu

      Reply
      • ah iya… baru ngeh juga ada burung unta… padahal kan biasanya sesederhana apa pun yang ditampilkan di film Hindi mesti ada sangkut pautnya ya… saya jadinya malah hampir ndak inget ada burung itu ~_~a

      • makanya jadinya kyknya cuma tempelan aja. hehe

  3. diah indri

     /  January 21, 2014

    mbak,
    dulu sebelum pny temen india saya suka dikit2 nonton pilem india
    tapi setelah pny temen india, saya jadi ogah nonton pelem india xixixixi

    ada pilem yg sangat recomended ga mbak?

    Reply
    • Kenapa ogah, mba? Krn keseringan dengar logat india yak? Hehe
      Yang lagi terkenal sih aashiqui 2, mba. Tapi yang saya review di sini rata2 recomended sih. Tag-nya bollywood

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

sriwidiastuti

Just another WordPress.com site

Anastasye Natanel

the random things in life

rosimeilani.com

Rosi Berbagi Informasi Seputar Inggris, Travel dan Tips Menulis

%d bloggers like this: