CITYLIGHTS


“Percayalah pada Tuhan,” begitu yang dikatakan Deepak pada Rakhi saat ia mengajaknya meninggalkan Rajasthan.

Setelah toko miliknya disita karena tak mampu membayar hutang, tak ada pilihan lagi bagi Deepak selain mencoba peruntungan lain di kota. Berbekal sepuluh ribu rupee miliknya, ia beserta Rakhi dan Mahi, sang buah hati, bertolak menuju sebuah kota mimpi bernama Mumbai.

Sesampai di Mumbai, Deepak segera berusaha menemukan salah seorang kerabatnya yang tinggal di sana. Malang bagi Deepak, alih-alih bertemu dengan sang kerabat, ia malah ditipu dan kehilangan seluruh uang simpanannya.

Atas bantuan Sonali, seorang pekerja malam yang dikenal istrinya saat berada di kantor polisi, Deepak akhirnya mendapat tempat tinggal di sebuah gedung yang belum selesai. Deepak kemudian mendapat pekerjaan di Active Security Bureau, sebuah perusahaan yang menyediakan jasa pengiriman uang. Adapun Rakhi, demi membantu keuangan keluarga akhirnya memutuskan bekerja sebagai penari di tempat Sonali bekerja.

Bekerja sebagai kurir pengiriman uang membuat Deepak harus siap mempertaruhkan nyawanya. Meski begitu, Deepak tetap berusaha bekerja dengan jujur dan sebaiknya. Namun kemudian sang supervisor mengajaknya melakukan pencurian salah satu kunci box penyimpan uang.

Sial bagi Deepak, sang supervisor meninggal sebelum mereka sempat melaksakan niatnya dan Deepak malah diskors dan tidak digaji karena dinilai tak menjalankan tugas dengan baik. Tak terima dengan ketidakadilan yang terjadi padanya, Deepak pun akhirnya berbuat nekat.

***

Citylights merupakan remake dari film Filipina berjudul Metro Manila. Film ini termasuk film yang cukup suram (dan sedikit membuat depresi) bagi saya. Selain itu, terasa ada lubang dalam plot ceritanya. Untungnya Raj Kumar Rao bermain baik dalam film ini, sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi film ini.

Judul  : Citylights

Produksi : 2014

Produser : Mukesh Bhatt

Sutradara : Hansal Mehta

Skenario : Ritesh Shah, adaptasi dari Metro Manila by Sean Ellis

Pemain : Raj Kumar Rao, Patraleka

Durasi : 126 menit

Skor Akhir : 3/5

Previous Post
Next Post
Leave a comment

2 Comments

  1. wah… koq malah depresi nontonnya. nggak recommended yah😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

sriwidiastuti

Just another WordPress.com site

Anastasye Natanel

the random things in life

rosimeilani.com

Rosi Berbagi Informasi Seputar Inggris, Travel dan Tips Menulis

%d bloggers like this: