SULTAN


Aakash Oberoi sedang bingung. Bisnis acara olahraga Pro Take Down yang dijalankannya terancam kehilangan investor karena kurangnya minat penonton terhadap olahraga gulat. Aakash pun meminta waktu 6 bulan untuk bisa menghidupkan kembali bisnis franchise-nya. Di tengah kebuntuannya, sang ayah kemudian mengusulkan sebuah nama padanya, Sultan Ali Khan.

Sultan adalah seorang pegulat yang berasal dari Haryana, India. Mulanya ia hanya seorang penyedia jasa antena televisi di desanya. Pertemuannya dengan Aarfa kemudian mengubah jalan hidupnya. Aarfa, yang besar dan menjalani karir sebagai pegulat wanita hanya menginginkan seorang pegulat sebagai suaminya. Mengetahui hal ini, Sultan pun berusaha keras memenuhi standar yang diberikan Aarfa.

Usaha Sultan tak sia-sia. Dengan latihan yang keras ia berhasil memenangkan kejuaraan gulat di Haryana, sekaligus memenangkan hati Aarfa. Keduanya pun menikah dan melanjutkan karir mereka masing-masing sebagai pegulat. Baik Sultan maupun Aarfa sama-sama semakin bersinar karirnya setelah pernikahan mereka. Bahkan Sultan berhasil memenangkan medali emas olimpiade.

Sayangnya kemenangan demi kemenangan yang telah diraihnya membuat Sultan sombong. Aarfa yang saat itu sedang hamil dan telah pensiun dari dunia gulat berusaha memperingatkan Sultan akan kesombongannya ini, namun Sultan tak mengindahkannya. Akibatnya pun fatal. Sultan harus kehilangan istri dan anaknya sekaligus. Sang putra meninggal hanya beberapa jam setelah dilahirkan sementara sang istri menolak dirinya setelah kematian anaknya.

Kematian sang putra membawa guncangan tersendiri dalam hidup Sultan. Tak tanggung-tanggung, Sultan memutuskan meninggalkan dunia gulat. Sehari-harinya kemudian dihabiskan dengan bekerja sebagai pegawai biasa dan berusaha mengumpulkan donasi untuk bisa membangun bank darah atas nama putranya. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan Aakash untuk bisa membujuk Sultan agar mau kembali ke dunia pertandingan.

Terlalu lama tak bertarung jelas membuat kondisi fisik Sultan berubah. Untuk itu, Aakash mempertemukan Sultan dengan seorang mantan pegulat yang kini beralih profesi menjadi pelatih di sebuah arena di Old Delhi, Fateh Singh. Dengan bimbingan Fateh Singh, Sultan pun siap bertarung kembali. Namun apakah kali ini ia bisa menaklukkan lawan-lawannya dalam pertarungan yang jauh lebih menantang?

***

Sultan merupakan film terbaru Salman Khan yang dirilis tahun 2016 ini dan lagi-lagi sukses besar. Dengan durasi hampir 3 jam, film ini cukup berhasil membawa saya larut dalam ceritanya. Latar belakang dunia olahraga mungkin menjadi daya tarik tersendiri dalam film ini. Kisah cinta yang ditawarkan juga cukup menyentuh hati. Bahkan jujur saya nangis bombay saat adegan Sultan mengetahui perihal kematian anaknya.

Untuk akting sendiri, sebenarnya kita tak bisa berharap banyak pada Salman Khan. Jadi di saat para aktor lain berbicara dengan logat Haryana, rasa-rasanya hanya Salman Khan yang logatnya berbeda. Namun saya cukup salut dengan pilihan film Salman Khan kali ini. Akhir kata, untuk sebuah film drama keluarga, Sultan sangat layak untuk ditonton. 

Judul : Sultan

Produser : Aditya Chopra

Sutradara : Ali Abbas Zafar

Skenario : Ali Abbas Zafar

Pemeran : Salman Khan, Anushka Sharma, Amit Sadh, Radeep Rhonda

Musik : Vishal-Shekar, Julius Packiam

Durasi : 170 menit

Produksi : 2016

Rating : 3,5/5

 

Previous Post
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

sriwidiastuti

Just another WordPress.com site

Anastasye Natanel

the random things in life

rosimeilani.com

Rosi Berbagi Informasi Seputar Inggris, Travel dan Tips Menulis

%d bloggers like this: